Inggris, Uni Eropa Lanjutkan Perundingan Perdagangan

Tim-tim Inggris dan Uni Eropa melanjutkan perundingan tatap muka mengenai perjanjian perdagangan pasca Brexit, tapi kedua pihak sepertinya masih belum akan menyepakati suatu perjanjian segera.

Kepala juru runding Uni Eropa Michel Barnier kembali ke London untuk bertemu juru runding dari Inggris, David Frost, setelah menyelesaikan isolasi mandiri karena sebuah kasus virus corona dalam timnya.

Perundingan masih tersendat seputar isu-isu penting termasuk hak-hak penangkapan ikan dan peraturan kompetisi yang adil, dan Barnier mengatakan bahwa “perbedaan signifikan yang sama, masih berlanjut.”

Inggris meninggalkan Uni Eropa awal tahun ini, tapi masih menjadi bagian dari ekonomi blok itu dalam periode transisi 11 bulan, sementara kedua pihak berusaha merundingkan perjanjian perdagangan baru untuk diberlakukan mulai 1 Januari.

Perundingan telah melampaui pertengahan November, tanggal yang dianggap sebagai tenggat untuk menyepakati perjanjian tepat waktu untuk disetujui dan diratifikasi oleh parlemen di Inggris dan Uni Eropa.

Inggris rencananya akan meninggalkan struktur ekonomi Uni Eropa pada 31 Desember. Apabila perjanjian tak segera dicapai, maka tahun baru akan sangat menyulitkan, dengan adanya penerapan tarif dan hambatan perdagangan lain. Itu akan merugikan kedua pihak, terutama Inggris yang melakukan separuh perdagangan dengan Uni Eropa. [vm/ft]

 

Seluruh isi berita dalam artikel ini diambil secara utuh dari VOA Indonesia

Print Friendly, PDF & Email

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *